Status Dinaikkan Menjadi Tersangka oleh Penyidik Kejati DIY, Jagabaya Caturtunggal Terlibat Korupsi TKD - Warta Jogja

Status Dinaikkan Menjadi Tersangka oleh Penyidik Kejati DIY, Jagabaya Caturtunggal Terlibat Korupsi TKD

67 0

WartaJogja.co.id || Yogyakarta — Penyidik Kejaksaan Tinggi  Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan ANS sebagai tersangka kasus dugaan Korupsi Penyalahgunaan Pemanfaatan Tanah Kas Desa Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

ANS sendiri menjabat Jagabaya ( Kasi Pemerintahan dan Keamanan ) di Kalurahan Caturtunggal. Semestinya Jagabaya secara ketugasannya ialah sebagai pelaksana tugas membatu lurah di bidang pemerintahan dan keamanan serta menjalankan fungsi keistimewaan dalam bidang pertanahan tingkat Kalurahan.

Kasi Penegakan Hukum ( Penkum ) Herwatan, S.H dalam keterangan tertulisnya menyampaikan setelah serangkaian pemeriksaan terhadap ANS yang semula sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi Pemanfaatan Tanah Kas Desa dengan tersangka Direktur PT Deztama Putri Sentosa, Robinson Soliano dan Lurah Caturtunggal Agus Santoso, Penyidik Kejaksaan Tinggi DIY menaikkan statusnya menjadi tersangka setelah ditemukannya dua alat bukti keterlibatan ANS.

” Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, Kejati DIY menetapkan ANS menjadi tersangka setelah sebelumnya status yang bersangkutan sebagai saksi “, ungkap Herwatan, Jum’at (8/12/2023).

Selanjutnya, terhadap tersangka berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi DIY dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung sejak 8 Desember 2023 sampai tanggal 27 Desember 2023 di Rutan Kelas II A Yogyakarta.

” Kerugian negara mencapai Rp 2.952.002.940,- ( Dua miliar sembilan ratus limapuluh dua juta dua ribu sembilan ratus empat puluh rupiah ) “, tandasnya

ANS diduga tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai pengawas pemanfaatan TKD Kalurahan Caturtunggal dengan baik bahkan sempat menerima gratifikasi sebesar Rp 140 juta.

ANS dijerat Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001.

( Red/Yudhi )

 

 

 


Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *