Semangat Kreatifitas dari Berbagai Lintas Seni, Icuk Ismunandar Berkolaborasi dengan Maria Kumalararas Ikut Mengapresiasi Pesan Lagu " Berbagi Kasih " - Warta Jogja

Semangat Kreatifitas dari Berbagai Lintas Seni, Icuk Ismunandar Berkolaborasi dengan Maria Kumalararas Ikut Mengapresiasi Pesan Lagu ” Berbagi Kasih “

471 0
Bagikan

Wartajogja.co.id || Yogyakarta — Semangat Indonesia kembali melalui musik sebagai media aspirasi yang berpotensi menjangkau seluruh elemen dan lapisan skema musik serta para penggemarnya. Kali ini Indonesia kembali menggandeng seorang penari klasik yang sering tampil dalam dunia seni dan budaya dilingkungan keraton Yogyakarta dan juga Psikologi UGM yang tertarik dengan dunia musik. Lagu Berbagi Kasih yang telah digulirkan dengan berbagai macam varian musik di kanal Youtube Indonesia Kembali hingga edisi ke lima nya kini mendapat kesegaran baru baik secara kemasan estetika visual maupun dalam hal ambiens musik yang cukup kontras dalam penyajiannya. (30 / 10 /21)

Kali ini Indonesia Kembali dengan judul lagu yang sama ” Berbagi Kasih ” diolah dengan kreativitas berbeda yaitu Gerak tari dalam buaian musik digital menampilkan Icuk Ismunandar Berkolaborasi dengan Maria Kumalararas. Gerakan tari klasik yang biasanya syarat dengan simbolis dan cenderung kontemplatif ini ternyata menjadi menarik saat seorang Penari Klasik Icuk Ismunandar merespon irama musik berstruktur “ Techno Pop “. Sudut kamera yang didominasi pengambilan “ angle ” dari atas dengan frame yang mengoptimalkan area didalam lingkaran menjadikan suatu tayangan video musik yang unik dan boleh dibilang  bergaya seni kontemporer. Diimbangi kolaborasi mengkomposisikan lagu Berbagi Kasih dengan segenap sumber daya digital dan penyampaian lirik serta ungkapan pesan yang tersurat bisa di aktualisasikan oleh lulusan S1 Psikologi UGM Maria Kumalararas melalui aksen yang cukup akrab ditelinga para penyuka musik generasi sekarang.

Video yang telah tayang di channel YouTube Indonesia kembali merupakan video keenam dan tayang pada tanggal 23 Oktober 2021 kemarin. Dalam bait akhir lagu Berbagi Kasih ciptaan Yulianto Suwarno ini oleh Maria Kumalararas disisipkan tembang jawa, ” Kembang jagung, kembang koro donya amung sawetara, godhong randu godhong wuni urip kudu migunani “. Makna tembang tersebut sekaligus membawa pesan bahwa hidup di bumi itu hanya untuk singgah sebentar saja. Selain itu video dengan durasi 4 menit 18 detik ini merupakan wujud dari semangat Indonesia Kembali yang menjadikan kreatifitas dari berbagai lintas seni ikut mengapresiasi pesan dari lirik lagu Berbagi Kasih sebagai bentuk keterlibatan dan kepedulian terhadap situasi sosial ekonomi dampak dari bencana pandemi covid-19 yang melanda di negeri ini.

” Rasa kesalku bukan amarah
Tak kecewa cintaku padamu
Ini hidup tidaklah panjang
Berpeluklah bergandeng tangan
Aku dan kau
Disini berbagi harap
Disini berbagi kasih
Dengan Nya…. “

Red ( Whyoe )

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *