Rangkaian Kegiatan Peringati Hari Ibu, GOW Kunjungi Lapas Perempuan - Warta Jogja

Rangkaian Kegiatan Peringati Hari Ibu, GOW Kunjungi Lapas Perempuan

54 0

WartaJogja.co.id || GUNUNGKIDUL — GOW ( Gabungan Organisasi Wanita ) diketuai oleh Diah Sunaryanta mengunjungi Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta, Rabu (13/12/2023).

Kegiatan ini dilakukan  dalam rangka memperingati Hari Ibu yang ke-95 sebagai bentuk kepedulian kepada warga binaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan Jabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, S.Pd., Kepala Dinas Kesehatan, dr. Irawaty, M.Kes., Kepala Dinas Peternakan , Wibawanti Wulandari, S.P., Kepala Dinas P3A, Asti Wijayanti, Direktur RSUD Wonosari, dr.Heru Sulistyowati, Sp.A., Direktur Utama BDG Gunungkidul, Dra. Rini Widiyanti, serta Ketua PKK Kabupaten Gunungkidul.

Dalam sambutannya, Diah Sunaryanta menyampaikan meskipun kondisi saat ini berada di balik jeruji besi, warga binaan perempuan tetap produktif dan inovatif, rasa aman, tetap memiliki semangat tinggi dalam menjalani program rehabilitasi.

” Kami sampaikan kepada perempuan yang saat ini menjadi warga binaan, dalam momentum hari ibu ini harapan selepas menjalani rehabilitasi dapat kembali kepada lingkungan masing-masing, bersama keluarga dan bersosialisasi dengan aman, nyaman dan lebih produktif “, Ungkap Diah dalam sambutannya.

Pihaknya juga menandaskan dalam kunjungan kali ini merupakan kunjungan yang kedua kalinya. Dalam kunjungan tersebut, GOW mendapat kesempatan melihat langsung berbagai program rehabilitasi yang diberikan.

” Harapan kami melalui momentum ini dapat memberikan kontribusi aktif guna memajukan sosial, ekonomi, dan lingkungan “, terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Evy Loliancy mengatakan bahwa saat ini Lapas Perwmpuan Kelas IIB Yogyakarta dihuni sebanyak 196 orang, dengan rincian narapidana 154 orang sedangkan tahanan sebanyak 42 orang.

” Kami sampaikan untuk penghuni lapas perempuan ini terdapat 188 WNI, dan 8 orang WNA. Pidana tertinggi hukuman mati dan pidana terendah 3 bulan serta hukuman antara 10 sampai 20 tahun “, papar Evi.

Evi juga menjelaskan, Lapas Perempuan Yogyakarta melakukan 2 jenis pembinaan yaitu pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Program pembinaan berupa kegiatan keagamaan dalam hal ini pihaknya bekerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul.

” Tujuan kami dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan ini untuk memberi bekal serta peningkatan kepribadian dan ketrampilan WBP saat mereka kembali di tengah masyarakat “, jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan , kunjungan GOW tersebut merupakan kepedulian yang akan menimbulkan harapan dan motivasi serta menumbuhkan semangat bagi warga binaan dalam menjalani masa pidana di Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta.

” Semoga kegiatan ini akan berkesinambungan sehingga bermanfaat untuk semuanya “, pungkas Kepala Lapas.

( Red/Yudhi )

 

 

 


Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *