Punya Riwayat Sakit Jantung, Perempuan Lansia Meninggal Di Ladang - Warta Jogja

Punya Riwayat Sakit Jantung, Perempuan Lansia Meninggal Di Ladang

634 0
Bagikan

WartaJogja.co.id || GUNUNGKIDUL — Pariyem Arjo Kartono (75) warga Padukuhan Piyaman I Rt 04/01, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari ditemukan dalam kondisi meninggal di sebuah ladang Alas Gebangan, Piyaman II, Piyaman, pada Sabtu ( 10/07/2021) sekira pukul 16.00 WIB dengan posisi tengkurap.

Baca juga :Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit meninjau vaksinasi massal Covid-19 di Gedung Serba Guna Lanud Adisutjipto Yogyakarta

Menurut Kassubag Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto menuturkan kronologi kejadian bermula sekira pukul 15.00 WIB, korban diajak oleh Sumartini (48) warga Padukuhan Piyaman II yang merupakan anak korban agar kembali ke ladang untuk membersihkan rumput, namun korban saat itu mengatakan hendak sholat dulu, kemudian saksi berangkat terlebih dahulu.

” Menurut keterangan anaknya, korban meminta untuk beribadah terlebih dahulu sebelum ke ladang, maka anaknya kemudian berangkat ke ladang terlebih dahulu”, kata Suryanto.

Foto:Petugas Medis Bersama Anggota PMI melakukan evakuasi terhadap jasad korban.

Selanjutnya, sekira pukul 16.00 WIB saksi kejadian yaitu Suyati (55) warga Padukuhan Kalidadap, Piyaman yang bermaksud hendak pulang , mendapati sesosok tubuh perempuan tergeletak di area ladang, tidak jauh dari lokasi dirinya merumput.

” Saksi mendekati sesosok tubuh dalam kondisi tengkurap, setelah mendekat ternyata tubuh wanita tersebut adalah pariyem arjo kartono”, sambung Iptu Suryanto.

Seketika itu, saksi kemudian berusaha meminta pertolongan warga lain, yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Peristiwa ini lantas dilaporkan kepada pemerintah kalurahan setempat kemudian diteruskan melapor ke Polsek Wonosari.

Tak berselang lama memudian, Unit Reskrim Polsek Wonosari bersama tim Medis dan Anggota PMI Gunungkidul menindaklanjuti adanya laporan tersebut kemudian mengevakuasi jasad korban untuk dibawa ke RS.PKU Muhammadiyah Wonosari guna pemeriksaan medis.

” Hasil peneriksaan medis menyebutkan, korban meninggal diperkirakan lebih dari 2 jam sebelum ditemukan, korban dinyatakan negatif saat diswab antigent serta tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban”, tutup Iptu Suryanto.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit jantung sebelumnya, namun sudah cukup lama tidak mengkonsumsi obat, hal inilah yang diduga menjadi pemicu meninggalnya korban.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan medis, kemudian jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

( Redaksi )

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *