Polres Bantul dan Polda DIY Usulkan Konsep Uji Praktik SIM C Dievaluasi, Tidak Ada Zigzag dan Angka 8 - Warta Jogja

Polres Bantul dan Polda DIY Usulkan Konsep Uji Praktik SIM C Dievaluasi, Tidak Ada Zigzag dan Angka 8

358 0

Wartajogja.co.id || Bantul — Menindaklanjuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meminta agar ujian praktik SIM dievaluasi, Polres Bantul bersama dengan Polda DIY mengusulkan konsep uji praktik pembuatan Surat Ijin Mengemudi Roda Dua (SIM C). Hal tersebut disampaikan Wakapolda DIY Brigjen Pol R. Slamet Santoso, S.H., S.I.K. saat menggelar konferensi pers di Lapangan uji Praktik SIM Satpas Polres Bantul (26/06). (02/07/23)

 

Wakapolda mengatakan hal tersebut juga didasarkan pada tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh pengendara roda dua. Hal ini diketahui berdasarkan analisis evaluasi yang dilakukan jajaran kepolisian.

 

“Ini dasarnya adalah dari analisa dan evaluasi kecelakaan lalu lintas di wilayah Bantul, di mana paling banyak itu yang terjadi roda dua, dan faktor-faktor penyebab laka itu kebanyakan adalah hampir 51% itu manusia. Manusia pun itu dari segi knowledgenya maupun skill dan attitudenya,” jelas Wakapolda.

 

Wakapolda mengatakan, dalam konsep uji praktik SIM C terbaru tersebut, telah dilakukan sinkronisasi antara materi yang ada di ujian teori dengan apa yang diujikan dalam uji praktik. Ia juga memastikan tidak ada zigzag dan angka 8 dalam konsep uji praktik pembuatan SIM C yang tengah diusulkan tersebut.

 

“Di konsep ini kita skip, kita ubah (tes zigzag dan angka 8) dengan yang lain, dan itu sudah mewakili dari uji keseimbangan, reaksi, perilaku pengendara,” imbuhnya.

 

Brigjen Slamet mengklaim konsep tersebut menjadi yang pertama di Indonesia.

 

“Baru pertama kali ini di Indonesia ya, keluarnya ide itu dari Bantul,” ungkapnya. Ia berharap konsep tersebut bisa diterima Mabes Polri dan diberlakukan secara nasional dalam waktu dekat.

 

 

Red ( Whyoe )

Sumber : Humas Bantul


Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *