Pernyataan Salah Satu Oknum Anggota DPRD Bantul dinilai Tidak Pantas, Ratusan Massa Relawan Covid-19 Lakukan Orasi Menuntut Permohonan Maaf Secara Terbuka - Warta Jogja

Pernyataan Salah Satu Oknum Anggota DPRD Bantul dinilai Tidak Pantas, Ratusan Massa Relawan Covid-19 Lakukan Orasi Menuntut Permohonan Maaf Secara Terbuka

237 0
Bagikan

WartaJogja.co.id || BANTUL— Ratusan massa yang tergabung dalam Relawan Covid -19 yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Bantul dan SAR Kabupaten Bantul melakukan orasi dengan mendatangi gedung DPRD Kabupaten Bantul, Senin (22/02/2021).

Orasi ini merupakan buntut dari ungkapan salahsatu anggota DPRD Kabupaten Bantul, S di sesi pernikahan dalam sebuah video di media sosial yang sempat tersebar luas hingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Dalam video tersebut, S yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Bantul dari Fraksi Partai Bulan Bintang, menyampaikan bahwa pemakaman pasien yang terpapar Covid-19 dijadikan proyek oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.Hal ini memicu kemarahan dari para relawan penanganan pemakaman pasien Covid-19 yang dilai menyakitkan hati karena pada dasarnya relawan tersebut tidak menerima gaji dalam menjalankan tugasnya selama ini.

Menurut Koordinator lapangan, Waljito, SH, demonstrasi ini menuntut agar yang bersangkutan memberikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka atas pernyataan yang dinilai melukai hati para relawan.

” Kami sangat menyesalkan dan tidak menerima atas sikap dan pernyataan salah satu oknum Anggota DPRD Kabupaten Bantul, jelas ini melukai hati kami yang berjibaku tanpa pamrih dalam menangani pemakaman pasien Covid-19 yang ada di Bantul”, terang Waljito dalam orasinya.

Dalam orasi tersebut, para demonstran juga menuntut agar Ketua DPRD Kabupaten Bantul menindak dengan memberikan sanksi terhadap S, dengan membawa berbagai spanduk dan replika keranda peti jenazah didepan Kantor DPRD Kabupaten Bantul.

Untuk meredam aksi massa agar kondusif, perwakilan dari anggota DPRD Kabupaten Bantul memberikan kesempatan untuk mediasi dengan perwakilan pengunjuk rasa.

Menanggapi terkait mediasi ini, Subhan Nawawi ( Anggota DPRD Kabupaten Bantul Fraksi PKB) atas nama Ketua Pimpinan Dewan menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan salah satu oknum anggota DPRD Bantul yang sudah membuat resah hingga memicu orasi tersebut.

” Atasnama Ketua Pimpinan DPRD Kabupaten Bantul, kami turut perihatin dan meminta maaf atas pernyataan salah satu anggota dari kami, untuk itu, kami akan segera kirim surat melalui Badan Dewan Kehormatan, kita akan segera memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi, dan hasilnya segera akan kita sampaikan secara terbuka”, jelas Subhan Nawawi.

Setelah dilakukan mediasi melalui perwakilan dari demonstrasi tersebut dengan poin yang sudah disepakati kedua belah pihak diantaranya adalah memberikan waktu 1 X 24 jam kepada S untuk memberikan pernyataan maaf secara terbuka agar hal seperti ini tidak terulang kembali, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang terus menerus mengalami peningkatan dan kesediaan relawan dalam menangani pemakaman pasien yang terpapar tanpa ada pamrih sedikitpun apalagi gaji.

Unjuk rasa berjalan tertib walaupun sempat memanas, namun pada akhirnya setelah melalui mediasi dan solusi yang disepakati dari kedua belah pihak, aksi demo tersebut kondusif.

 

(Red/Kontributor: Gie)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *