Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-56 dan HUT ke-72, RSUD Wonosari Gelar Acara Gedor Rasulan di Ruang Amarilis - Warta Jogja

Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-56 dan HUT ke-72, RSUD Wonosari Gelar Acara Gedor Rasulan di Ruang Amarilis

398 0

WARTA JOGJA || GUNUNGKIDUL — Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-56 dan HUT RSUD Wonosari ke-72 , Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Wonosari Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar kegiatan Gedor Rasulan ( Gerakan Donor Darah Sukarelawan ) di Aula Amarilis lantai 2 pagi ini, Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 hingga selesai. (04/11/20)

Kegiatan Gedor Rasulan tersebut RSUD Wonosari bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul dan PMI Kabupaten Gunungkidul. Gedor Rasulan sendiri sudah dilaksanakan secara rutin setiap 3 bulan sekali yakni di Bulan Februari , Mei , Agustus dan November.

Direktur RSUD Wonosari dr. Heru Sulistyowati Sp.A menjelaskan bahwa kegiatan Gedor Rasulan tersebut terbuka untuk umum yaitu internal Rumah Sakit , Dinas – dinas lain, Puskesmas dan masyarakat umum. Beliau juga menjelaskan tujuan kegiatab tersebut untuk membantu penambahan stok darah di PMI Kabupaten Gunungkidul.

” Kami ikut membantu stok darah di pmi , kadang – kadang stok darah di pmi sering menipis “, jelasnya.

Dewi irawaty selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mengatakan Donor darah merupakan satu kegiatan kemanusiaan sehingga dengan donir darah akan banyak membantu dan menyelamatkan orang lain, oleh karena itu pihaknya selalu mengajak kepada masyarakat untuk mendonorkan darahnya.

” Kami juga menghimbau kepada masyarajat di masa pandemi ini tidak usah takut juga khawatir untuk melakukan donor darah karena semua sudah disiapkan sesuai protokol kesehatan dan tidak akan mengganggu kesehatan dari para pendonor “, jelas Dewi.

Dinas Kesehatan Gunungkidul bersama Direktur RSUD Wonosari berpesan kepada warga masyarakat Kabupaten Gunungkidul dengan masih meningkatnya kasus positif covid-19 di wilayah Kabupaten Gunungkidul pihaknya menghimbau supaya masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 3M yaitu Memakai Masker, Mencuci tangan dengan Sabun dan Menjaga jarak.

” Jangan ada Diskriminasi ,Stigmatisasi jika tetangga kita ada yang positif tidak usah takut asal kita sudah mematuhi protokol kesehatan dan membuat laporan ke Puskesmas serta Rumah Sakit dengan penanganan yang baik, insayaallah tidak akan tertular “, imbuh Dewi Irawaty.

Red  ( Wahyudi )


Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *