Pastikan Harga dan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat Jelang Nataru, TPID Gunungkidul Pantau Tiga Pasar Induk - Warta Jogja

Pastikan Harga dan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat Jelang Nataru, TPID Gunungkidul Pantau Tiga Pasar Induk

37 0

WartaJogja.co.id || Gunungkidul — Tim Pengendali Inflasi Daerah ( TPID ) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan pantauan harga pasar sebagai upaya melihat secara langsung perkembangan harga serta ketersediaan stok kebutuhan bahan pokok masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru ( Nataru ) di tiga pasar yakni Pasar Munggi, Kapanewon Semanu, Pasar Ponjong dan Pasar Semin pada Kamis (21/12/2023).

Hasil pantauan yang dilakukan TPID, sejumlah komoditas kebutuhan pokok saat ini mengalami penurunan harga signifikan.

Salah satu pedagang di Pasar Ponjong, Eni Astuti menuturkan terkait harga kebutuhan pokok menjelang Nataru ini ada yang mengalami kenaikan dan ada pula yang mengalami penurunan di beberapa jenis barang.

” Cabai rawit mengalami penurunan, semula harganya mencapai Rp 90 ribu saat ini turun dikisaran Rp70 ribu per kilonya, namun sayur jenis kol atau kubis yang semula Rp 6.500,- saat ini naik menjadi Rp 10 ribu untuk yang sudah bersih “,tutur Eni.

Menurut Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Jatmiko Sutopo, ST., MT, menyampaikan, secara umum stok bahan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru disinyalir cukup dan aman, sementara itu untuk beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga, hal ini dipicu oleh permintaan pasar berkurang akibat penurunan daya beli masyarakat.

” Hasil pantauan yang kita lakukan bahwa ketersediaan sejumlah bahan pokok menjelang Nataru ini aman dan harga terkendali, terlihat sejumlah barang mengalami penurunan harga yang disebabkan permintaan pasar yang berkurang “,terang Jatmiko.

Sejumlah komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain cabai hijau, dari semula harga mencapai Rp 90 ribu kini menjadi Rp 40 ribu, Telur ayam broiler dari Rp 29 ribu menjadi Rp 26 ribu. Sedangkan daging ayam mengalami lonjakan harga dari Rp 26 ribu menjadi Rp 31 ribu untuk per kilonya.

” Harga beras masih kisaran stabil sampai dengan saat ini, yakni Rp 14 ribu per kilonya “, tandasnya.

 

( Red/Yudhi )

 


Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *