Menteri ATR/BPN RI Bagikan Sertifikat Tanah Warga Tepus Secara door to door - Warta Jogja

Menteri ATR/BPN RI Bagikan Sertifikat Tanah Warga Tepus Secara door to door

52 0

WartaJogja.co.id || GUNUNGKIDUL– Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ( ATR/BPN ) Marsekal TNI ( Purn ) Dr.Hadi Tjahyanto hari ini Jum’at (8/12/2023) melakukan kunjungan ke Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul.

Dalam kunjungan tersebut, Hadi Tjahyanto membagikan sebanyak 503 sertifikat kepada warga Kalurahan Tepus secara door to door tepatnya di Padukuhan Ngasem dengan berjalan kaki mendatangi warga.

Dalam keterangannya kepada awak media, kegiatan pembagian sertifikat secara door to door ini bertujuan agar mendengar dan melihat secara langsung pendapat dari masyarakat mengenai proses kepengurusan sertifikat tanah.

” Cara ini kita lakukan agar melihat dan mendengar langsung tanggapan masyarakat dalam mengurus sertifikat apakah ada kendala atau malah semakin mudah “, ungkap Hadi Tjahyanto.

Selanjutnya pihaknya menerangkan jika dari 503 sertifikat yang dibagikan, sebagian besar SHM ( Sertifikat Hak Milik ), sedangkan target penyelesaian untuk Kabupaten Gunungkidul sebanyak 842.000 bidang dengan akumulasi 710.000 bidang telah terealisasi.

” Kabupaten Gunungkidul 85 persen terealisasi, selanjutnya kita optimis jika tahun 2024 mendatang 100 persen kita bisa capai dari target yang ada “, ujarnya.

Menurutnya, dampak penambahan ekonomi dengan diselesaikannya sertifikat di Kabupaten Gunungkidul mencapai Rp 1 triliun rupiah, dengan moda sertifikat sebagai penjamin untuk modal usaha UMKM dan kegiatan ekonomi lainnya.

Kalurahan Tepus merupakan salah satu Kalurahan yang cukup banyak mempuyai potensi wisata alamnya, sehingga dengan diterbitkannya sertifikat tersebut nantinya dapat mendatangkan suntikan modal usaha untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Disinggung mengenai sertifikat elektronik, Hadi Tjahyanto menjelaskan bahwa saat ini baru terdapat 12 Kabupaten / Kota se Indonesia yang dimasukkan program tersebut, untuk Gunungkidul nantinya akan menyusul setelah kuota sertifikat yang diberikan telah dinyatakan lengkap.

” Sesuai target Presiden bahwa tahun 2023 menyelesaikan sebanyak 120 juta sertifikat terdaftar, sedangkan 6 juta bidang akan diselesaikan di tahun 2024 “,jelasnya.

Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanto dalam acara tersebut turut berpesan agar masyarakat menyimpan dan memanfaatkan sertifikat dengan sebaik mungkin. Jikapun digunakan sebagai agunan hendaklah disesuaikan dengan kemampuan.

” Sertifikat tanah merupakan bukti kepemilikan sah secara hukum, maka jika digunakan sebagai agunan untuk modal usaha, hendaklah mempertimbangkan kemampuan penghasilan sehingga tidak jatuh ke tangan orang lain karena tidak bisa membayar”, tutup Bupati.

 

(Red/Yudhi )

 

 


Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *