Luncurkan Perangko Bergambar Embung Nglanggeran, Langkah Pemkab Gunungkidul Promosikan Desa Wisata - Warta Jogja

Luncurkan Perangko Bergambar Embung Nglanggeran, Langkah Pemkab Gunungkidul Promosikan Desa Wisata

82 0
Bagikan

WartaJogja.co.id || GUNUNGKIDUL — Lounching Perangko bergambar Embung Nglanggeran dengan beground Gunung Api Purba oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanto dalam penyelenggaraan acara Gunungkidul Weekend Fest 2022 sebagai bagian dari rangkaian acara memperingati Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-191 di Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul pada Minggu (22/5/2022).

Dalam penerbitan sekaligus lounching perangko ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan PT. POS Indonesia sebagai upaya mempromosikan desa wisata di Gunungkidul.

Foto: Seri perangko bergambar Embung Nglanggeran yang lounching pada Minggu (22/5/2022) Oleh Bupati Gunungkidul.

Dalam sambutannya, Sunaryanto menyampaikan jika lounching perangko edisi Embung Nglanggeran ini dikarenakan destinasi wisata ini pernah menyandang predikat Desa Wisata Terbaik Tahun 2021.

” Dengan potensi wisata yang terus berkembang dan semakin banyak ini, tentunya menjadi penggerak perekonomian masyarakat di Gunungkidul, terlebih Desa Nglanggeran  adalah Desa Wisata Terbaik Tahun 2021 dengan Gunung Api Purba dan Embung Nglanggeran sebagai ikon”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Gunungkidul ini berharap dengan peluncuran perangko edisi Embung Nglanggeran ini semakin dikenal dunia internasional dan berdampak pada semakin bertambahnya jumlah wisatawan yang datang ke Gunungkidul tentunya.

” Perangko merupakan salah satu alat bayar internasional yang bisa dikoleksi, dengan begitu pada edisi gambar embung Nglanggeran  berharap destinasi wisata ini semakin dikenal secara meluas “, tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Arif Aldian menambahkan jika pemilihan lokasi kegiatan dilaksanakan di Desa Wisata Nglanggeran dimaksudkan untuk mendukung perkembangan minat wisatawan di masa akan datang yang cenderung mengalami pergeseran tren dari Mass Tourism ke wisata minat khusus salah satunya desa wisata.

” Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah dalam mendukung diterapkannya CBT ( Community Based Tourism ) untuk menuju  pariwisata yang berkelanjutan  melalui penguatan aspek pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, berikut lingkungannya”, ungkap Arif Aldian.

Kegiatan ini dibiayai menggunakan Dana Keistimewaan DIY 2022 dengan menayangkan video aplikasi E kraft serta video promosi desa wisata.

Perlu diketahui bahwa Kabupaten  Gunungkidul mempunyai 38 Desa Wisata dengan potensi wisata unggulan dengan ciri khas masing-masing berbeda.

( Red/Yudhi )

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *