Khawatir Terjadi Longsor Susulan, Tiga KK Warga Kalurahan Nglegi Cemas - Warta Jogja

Khawatir Terjadi Longsor Susulan, Tiga KK Warga Kalurahan Nglegi Cemas

194 0
Bagikan

Warta Jogja.co.id || GUNUNGKIDUL — Tiga Kepala Keluarga yakni Rian ( 23 ),Joko dan Sukir ( 56 ) warga Padukuhan Nglampar Rt 15/004, Kalurahan Nglegi, Kapanewon Patuk harus merasakan ketakutan disertai kecemasan, pasalnya tebing di sebelah rumahnya mengalami longsor hingga menghancurkan tembok rumah yang ditempatinya bersama sejumlah anggota keluarganya akibat intensitas hujan yang begitu tinggi mengguyur dalam beberapa hari.

 

Foto : satu rumah warga Padukuhan Nglampar, Kalurahan Nglegi tertimpa longsoran yang terjadi pada Sabtu ( 12/11/22).

Salah satu Kepala keluarga yang terdampak,Sukir saat dikonfirmasi mengatakan bahwa longsoran pertama kali terjadi pada Sabtu malam 12 Nopember 2022 menimpa tembok rumah milik saudaranya.

” Longsoran pertama kali menimpa tembok rumah, terpaksa rumah tersebut kita bongkar setelah dibantu warga sekitar saat kerja bakti karena tembok jebol dan rumah mengalami kemiringan akibat tertimpa longsoran “, kata Sukir ( 17/11/2022 ).

Dirinya menambahkan jika ada dua kepala keluarga yang dikhawatirkan akan terdampak jika terjadi longsor susulan apabila intensitas hujan terus mengguyur kawasan tersebut.

Disinggung mengenai peran pemerintah Kalurahan Nglegi dalam menanggapi peristiwa tersebut, Sukir menuturkan dari Kalurahan memberikan bantuan uang tunai senilai Rp 700 ribu.

” Kemarin Pak Lurah meninjau lokasi, namun yang kita sayangkan beliau kebingungan mau mencari solusi seperti apa, hingga saat ini kami merasa was-was jika terjadi longsor susulan karena tanah mulai retak dan berongga,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik ( Kabid Darlog ) BPBD Kabupaten Gunungkidul, Sumadi menjelaskan jika pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Kepala BPBD.

” Kami sudah menerima laporan perihal lokasi longsor tersebut, tentunya kita akan segera berkoordinasi dengan pimpinan mengenai penanganan selanjutnya “,  jelasnya.

Dengan kondisi curah hujan yang tinggi dan tanah sudah mengalami retak dan berongga, korban terdampak longsor berharap pemerintah segera menangani permasalahan ini agar terhindar dari kemungkinan yang lebih buruk terjadi.

 

 

( Red/Yudhi )

 

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *