Diduga Lantaran Terkena Senapan Angin Yang Digunakan Saat Berburu Burung, Seorang Warga Kalurahan Ngawis Meregang Nyawa - Warta Jogja

Diduga Lantaran Terkena Senapan Angin Yang Digunakan Saat Berburu Burung, Seorang Warga Kalurahan Ngawis Meregang Nyawa

517 0
Bagikan

WartaJogja.co.id||GUNUNGKIDUL–Kanang (40), warga Padukuhan Branjang, Kalurahan Ngawis, Kapanewon Karangmojo harus kehilangan nyawa dengan kondisi bersimbah darah di area tegalan wilayah Padukuhan Kalialang, Kalurahan Kalitekuk Kapanewon Semin, Minggu (14/03/2021) pukul 11.30 WIB.

Peristiwa bermula saat Korban bersama rekannya, Bambang bermaksud untuk berburu burung dengan menggunakan senapan angin pukul 07.00 WIB menuju wilayah Kalurahan Kalitekuk.

Tak lama kemudian setelah sampai di lokasi yang dimaksud, mereka berpencar untuk mencari buruannya.

Beberapa lama kemudian, Bambang berusaha mengubungi korban menggunakan handphone beberapa kali untuk mengetahui posisi korban, namun panggilan telpon tersebut tidak mendapatkan respon dari korban.

Akhirnya, Bambang komunikasi dengan Turmudi, rekan yang masih berada di rumah untuk menanyakan keberadaan korban, akhirnya Turmudi berangkat menyusul Bambang menuju ke lokasi saat mereka tiba pertama kali bermaksud mencari keberadaan korban.

Setelah pencarian korban dilakukan, keduanya mendapati tubuh korban terlihat di area pematang sebuah tegalan dalam kondisi telungkup.

Setelah didekati, Bambang dan Turmudi mendapati tubuh rekannya tersebut sudah kaku dan mengeluarkan darah dari mulut dan telinga korban. Keduanya lantas menghampiri Suwanto, salah satu warga yang kebetulan saat itu beraktifitas di ladang tidak jauh dari lokasi kejadian untuk memastikan kondisi korban.

” Yang bersangkutan sudah meninggal dunia saat ditemukan”, terang Suwanto.

Mendapati kejadian tersebut, lantas Bambang dan Turmudi menghubungi Polsek Semin atas kejadian yang menimpa rekannya tersebut.

Menindaklanjuti laporan ditemukan jenazah di wilayah hukumnya, jajaran Polsek Semin mendatangi lokasi kejadian, kemudian melimpahkan peristiwa ini ke Polres Gunungkidul.

Ditempat terpisah saat dikonfirmasi, Kabag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan dari hasil pemeriksaan anggota, korban dimungkinkan sudah meninggal sekitar 4 sampai 5 jam sebebelum ditemukan.

” Dugaan awal, penyebab meninggalnya korban disebabkan terkena senapan angin miliknya sendiri, hal ini diperkuat dengan ditemukannya luka di bagian dada sebelah kanan yang diindikasi merupakan luka dari proyektil senapan tersebut”, tutur Iptu Suryanto.

Unit Reskrim Polres Gunungkidul masih terus mendalami motif peristiwa tersebut. Jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

 

 

(Redaksi)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *