Diduga Akibat Tersengat Aliran Listrik Saat Memperbaiki Saluran Pompa Air, Warga Gari Meninggal Dunia - Warta Jogja

Diduga Akibat Tersengat Aliran Listrik Saat Memperbaiki Saluran Pompa Air, Warga Gari Meninggal Dunia

585 0
Bagikan

WartaJogja.co.id||GUNUNGKIDUL— Agung Syaifulloh (27) warga Padukuhan Ngelorejo Rt 05/018 Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul ditemukan tak bernyawa dalam posisi terkapar di tanah oleh orang tua korban di belakang rumahnya, Rabu (22/09/2021) pukul 06.00 WIB.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Wonosari, Kompol. Mugiman saat setelah menindaklanjuti adanya peristiwa tersebut.

” Dari keterangan saksi Sutilah (65) merupakan orang tua korban, mengisahkan bahwa dirinya sedang beraktifitas dibelakang rumah melihat tubuh anaknya terkapar di tanah sambil memegang catut yang menjepit seutas kabel dari sakelar rumah menuju pompa air yang putus,  di tangan kanannya “, ungkap Kompol Mugiman.

Karena ketakutan, ibu korban kemudian berusaha mencari pertolongan dengan memanggil Slamet (53) warga Padukuhan Ngelorejo Rt 003/017, Kalurahan Gari, Wonosari, kebetulan saat kejadian berada di rumah korban bergegas menghampiri tubuh Agung Syaifullah tersebut.

” Saksi II curiga bahwa korban tersengat listrik, lantas pergi ke dalam rumah bermaksud mematikan meteran listrik, setelah memastikan aliran listrik tersebut mati, lantas saksi tersebut memeriksa kondisi koban yang tergeletak “, sambungnya.

Foto: Polisi tengah melakukan melakukan pemeriksaan terhadap jasad Agung Syaifullah

Saat memeriksa kondisi korban, Slamet mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal di lokasi kejadian, terdapat luka melepuh di tangan dan kepala bagian belakang korban mengeluarkan darah.

Slamet lantas melaporkan peristiwa ini kepada Polsek Wonosari dan pihak Rs. PKU Muhammadiyah guna penanganan lanjutan.

” Dari hasil pemeriksaan pihak medis dan Tim identifikasi Polres Gunungkidul menyebutkan, korban meninggal diduga lantaran tersengat aliran listrik pada saat korban memperbaiki kabel pompa air, terdapat luka melepuh di tangan, dan luka kepala bagian belakang dimungkinkan saat terjatuh, kepala korban mengenai bebatuan”, tutup Mugiman.

Baca juga  :Bus Pariwisata Terguling Di Bejiharjo, Sejumlah Wisatawan Alami Luka

Tidak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh korban, selanjutnya jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

( Redaksi )

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *