Alami Gangguan Jiwa, Seorang Pemuda Akhiri Hidup dengan Gantung Diri - Warta Jogja

Alami Gangguan Jiwa, Seorang Pemuda Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

140 0
Bagikan

WartaJogja.co.id || GUNUNGKIDUL — Warga Padukuhan Purworejo, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen mendadak geger. Pasalnya, salah satu pemuda warga setempat bernama Tri Widodo ( 25 ) warga Rt 04/02 ditemukan tak bernyawa dengan cara gantung diri di dalam kamarnya Senin ( 17/01/2022 ) sekira pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Ngawen AKP. Parliska Febrihanoto .ST dalam keterangannya mengatakan awal mula ibu korban, Sumarsih ( 54 ) mendapati anaknya tidak menyahut panggilan dan posisi pintu kamar korban terkunci dari dalam.

” Sekira pukul 10.00 WIB ibu korban pulang dari aktivitas harian, setelah masuk rumah dirinya memanggil anaknya yang berada di dalam kamar, namun tidak ada sahutan “, katanya.

Merasa curiga, lantas ibu korban mendekati pintu kamar korban bermaksud mengetuk pintu serta berusaha mengintai dari celah kamar tersebut.

Foto: Anggota Polsek Ngawen sedang melakukan koordinasi dengan keluarga korban setelah melakukan pemeriksaan.

Ibu korban terkejut setelah melihat anaknya terlihat berdiri dengan jeratan tali kain di leher yang dikaitkan dengan usuk rumah.

” Kecurigaan ibu korban terjawab setelah dirinya mengintai dari celah pintu kamar korban, terlihat korban berdiri dengan posisi menghadap ke selatan “, lanjutnya.

Dengan panik, ibu korban kemudian meminta pertolongan warga masyarakat untuk memeriksa kondisi korban dengan membuka paksa pintu kamar tersebut. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Ngawen.

Menindaklanjuti adanya laporan tersebut, anggota Polsek Ngawen bersama Petugas medis Puskesmas setempat segera mendatangi lokasi kejadian guna evakuasi dan pemeriksaan terhadap tubuh korban.

” Hasil pemeriksaan dan evakuasi menerangkan, tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban dan dinyatakan sudah meninggal dengan cara gantung diri, ini diperkuat dengan bukti seutas tali kain yang melilit leher, serta dari kemaluan korban mengeluarkan cairan “, pungkasnya.

Atas peristiwa ini pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan akan segera dimakamkan. Menurut keterangan keluarga, korban selama ini mempunyai riwayat gangguan kejiwaan dan dimungkinkan sudah tidak mengkonsumsi obat.

( Redaksi )

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *