7 Tahun Mengabdi, 7700 UMKM Diberdayakan Oleh Rumah BUMN Gunungkidul Binaan PLN - Warta Jogja

7 Tahun Mengabdi, 7700 UMKM Diberdayakan Oleh Rumah BUMN Gunungkidul Binaan PLN

68 0

Wartajogja.co.id || Gunungkidul,– Rumah BUMN Gunungkidul, mitra binaan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (DIY), merayakan ulang tahun ke-7 di Kompleks PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Wonosari. Perayaan ini mencerminkan peran Rumah BUMN (RBUMN) dalam mendukung kemajuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gunungkidul dan Provinsi DIY. (02/02/24)

 

General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Soffin Hadi menyampaikan bahwa Rumah BUMN Gunungkidul telah menjadi lokomotif bagi 1.747 UMKM aktif dan 7.700 UMKM yang terdaftar sebagai binaan di wilayah Gunungkidul.

“Rumah BUMN ini telah berdiri sejak tahun 2017. Hingga bulan Desember 2023 lalu setidaknya 240 UMKM mencapai predikat Go Modern, 177 UMKM Go Digital, 158 UMKM Go Online dan 15 UMKM Go Global. Tujuan kami melakukan pendampingan kepada UMKM karena ingin berkontribusi dalam mendorong perekonomian khususnya di wilayah Gunungkidul,” tutur Soffin.

 

Soffin merinci lebih lanjut, dari ribuan UMKM yang sudah menjadi bagian dari Rumah BUMN Gunungkidul, 45 persen diantaranya merupakan UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman, 15 persen usaha di bidang busana, sementara sisanya di bidang kerajinan, kesenian, peternakan, perikanan, dan lain-lain.

 

Antusiasme pelaku UMKM selama 7 tahun dalam pengembangan usaha, diwujudkan oleh Rumah BUMN Gunungkidul dengan berbagai kegiatan. Tercatat selama tahun 2023, Rumah BUMN Gunungkidul telah melaksanakan 11 kegiatan pelatihan reguler, 27 pelatihan berkelanjutan dalam 6 series, dan 19 pelatihan partnership. Keberhasilan Rumah BUMN ini tak lepas dari sinergi bersama PLN dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

 

Soffin juga mencatat bahwa Rumah BUMN Gunung Kidul berhasil mencapai nilai Social Return of Investment (SROI) 5,73. Artinya setiap rupiah yang diinvestasikan ke dalam Rumah BUMN Gunung Kidul diterima manfaatnya sebesar 5,73 kali, menunjukkan dampak positifnya pada UMKM di wilayah tersebut.

 

“Prestasi ini tercermin dalam peningkatan pengiriman ke pasar internasional sebesar 400 persen, kenaikan rata-rata omzet UMKM 22 persen, kenaikan legalitas dan sertifikasi sebesar 272 persen, serta peningkatan jumlah karyawan tetap dan tidak tetap pada UMKM anggota Rumah BUMN,” jelas Soffin.

 

Pada momen yang sama, PLN melakukan penyerahan Sertifikat Energi Baru Terbarukan/ Renewable Energy Certificate (REC) kepada 5 UMKM yang sudah mempunyai pasar internasional. REC merupakan sertifikat yang membuktikan bahwa produksi energi listrik per Mega-Watt-hour (MWh) berasal dari Pembangkit Listrik Energi Terbarukan, di mana 1 unit REC mewakili produksi energi 1 MWh.

 

Heri Susanto, selaku Wakil Bupati Gunungkidul menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN dan Rumah BUMN Gunungkidul yang telah berkontribusi dalam melakukan pendampingan pelaku UMKM di Gunungkidul. Sejalan dengan itu, menurutnya Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul juga akan mendorong kemajuan UMKM yang saat ini telah mencapai setidaknya 23.000 UMKM se-Kabupaten Gunungkidul.

 

“Bicara tentang UMKM, yang paling penting adalah bagaimana menjaga kestabilan market dan kualitas itu tetap terjaga. Untuk menjaga kualitas itu dibutuhkan konsistensi serta pendampingan. Nah, pendampingan ini sudah diinisasi oleh rekan-rekan di Rumah BUMN di Gunungkidul. Oleh karena itu, terima kasih kepada PLN atas dukungannya selama ini, kami sangat mengapresiasi hal tersebut,” ucap Heri.

 

Seiring dengan perjalanannya, Rumah BUMN Gunungkidul memiliki 4 program unggulan yaitu (1) Inkubasi UMKM yang spesifik, berkesinambungan dan komprehensif, (2) Pameran, (3) Kolaborasi inovatif dan strategis dan (4) Co-Working Space dan Gallery. Seluruh pihak berharap agar pendampingan Rumah BUMN ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat Gunungkidul.

 

Red ( Whyoe )


Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *