23 Peserta Semarakkan Kejurda Drum Band DIY Di GOR Amongrogo - Warta Jogja

23 Peserta Semarakkan Kejurda Drum Band DIY Di GOR Amongrogo

515 0
Bagikan

WartaJogja.co.id || YOGYAKARTA — Pentas perdana setelah pandemi  PDBI ( Persatuan Drum Band Indonesia )  D.I Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Kejuaraan Daerah ( Kejurda )  di GOR Amongrogo, Yogyakarta yang diikuti 23 peserta dari berbagai sekolah sesuai tingkatan yaitu tingkat senior, junior, dan usia dini.

Ketua harian pengurus daerah PDBI DIY, Nolik Maryono mengungkapkan kegiatan ini sebagai ajang try out tim-tim senior menuju PORDA di Sleman pada September mendatang.

” Selain 5 tim senior perwakilan dari kabupaten/kota, kami juga membuka kelas junior ( SD ) terdiri dari 6 tim peserta, sementara untuk usia dini ( TK ) diikuti sebanyak 12 tim yang memperebutkan piala bergilir Prabu Kusumo Cup “, jelasnya.

Untuk klasemen Senior :

Nomor Lomba LBB

1. PDBI Gunungkidul

2. PDBI Sleman

3. PDBI Kota Yogyakarta

Nomor Lomba Konser : 

1. PDBI Sleman

2. PDBI Bantul

3. PDBI Kota Yogyakarta

Untuk Klasemen Junior / SD

Nomor lomba Konser A :

1. SD N Wijirejo Bantul

2. SD N Lempuyangan Kota Yogyakarta

3. SD N Banjarharjo Bantul

Nomor lomba Konser B :

1. SD N Selang Gunungkidul

2. SD MUH.Karangkajen

3. SD MUH. Bendo Bantul

Kejuaraan usia dini/TK Prabukusumo cup :

1. TK Islam Baiturrahman Prambanan

2. TK ABA Wonocatur Bantul

3. TK ABA Bina Insani Bantul

Dalam kesempatan terpisah Kepala Sekolah SD N Selang, Wasito, SPd.MM, Pd mengungkapkan rasa syukur bahwa SD N Selang, Kaoanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul masih terpilih menjadi juara umum untuk tingkat junior.

” Ucapan terimakasih kepada pelatih , wali murid, serta seluruh warga sekolah berkat kerjasama yang baik ini maka sekolah kita bisa menjadi juara umum di tingkat Kejurda DIY “, ungkap Wasito.

 Lebih lanjut, Wasito menambahkankan jika SD N Selang juara I shipwomanship, juara I Analisa Musik, juara I Taknik Permainan Musik, juara I Konser, juara I Gita Pati, juara I Colour Guard, dan juga juara I Mayoret.

” Degan demikian ini menjadi sebuah tolak ukur, setelah pandemi ternyata masih mampu untuk menjadi juara umum “, tutup Wasito.

( Red/Bowo )

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *